Pemkab probolinggo, Dinas PUPR

Warga di Kabupaten Probolinggo Bakal Dapat Jembatan

Probolinggo pojokpitu.com, Derita anak-anak di Dusun Kedung Miri, Desa Opo Opo, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, dalam menantang maut menyeberangi sungai saat akan berangkat ke sekolah, kemungkinan besar akan berakhir. Pemerintah telah merespon berita yang beberapa akhir ini viral di beberapa media mengenai anak sekolah di dusun tersebut, yang rela menyebrangi sungai demi menuju ke sekolah. Tim dari pemerintah Kabupaten Probolinggo, mulai dari pelaksana harian bupati, kepala Bappeda, dan kepala dinas pekerjaan umum dan perumahan rakyat langsung mensurvey lokasi yang akan dibangun jembatan. Jembatan yang akan dibangun nantinya, menggunakan jenis jembatan gantung yang memiliki panjang 35 meter dengan lebar 1,6 meter, dan terbuat dari plat baja dengan tali seling baja. Dalam pengerjaan jembatan ini, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp 800 juta dan akan dimulai bulan Marat nanti. Ditargetkan jembatan ini sudah dipakai 4 sampai 5 bulan kemudian. Pelakasana Harian Bupati Probolinggo, Suparwiyono, menjelaskan, pihak pemerintah sebetulnya sudah menganggarkan jauh hari , “Anggarannya sudah ada sejak lama, dan baru akan dibangun pada tahun 2018 ini,” jelas Suparwiyono. Warga di dusun ini, khususnya anak-anak menyambut senang atas perhatian dari pemerintah setempat. Derita mereka yang menantang maut dengan menerjang arus saat menyeberangi sungai dipastikan akan tinggal cerita. Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan anak Dusun Kedung Miri, Desa Opo Opo, harus menerjang arus sungai saat menyeberangi sungai berangkat ke sekolah. Di dusun ini setidaknya ada 200 jiwa, dan sehari hari harus melewati sungai saat pergi ke dusun sebelah.(yos)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *